Puluhan ribu orang pagi ini tumpah
ruah disepanjang Jl. Slamet Riyadi kota Solo. Mereka larut dalam kegembiraan,
ada setidaknya 70 titik perform yang pada masing-masing titik melibatkan
puluhan hingga ratusan orang. Masyarakat pun turut menjadi bagian dari pesta
rakyat Solopolah, dengan suka rela mereka memakai baju oranye. Feri 47
wordpress.com
Ada banyak atraksi mulai dari konser massal
diffabel Solo – musik perkusi YPAC, Hip Hop Massal (Gudang Hip Hop),
Panggung Bis SMK Negeri 8 Surakarta, Ngerock on the Dump Truck, Panggung
satu Jiwa Pasoepati, Fashion on the Street, Concert on Shelter - Voca Erudita
UNS, Konser Swara Deling [Javanesse Bamboo Percussion], SIPA Community –
Flashmob, konser keroncong Bocah [Carva Nada], Marching Band UNS, konser
Kolosal 32 set Drum [GRSB], Fashion Carnival by Traya, Performing art sky
walker Damkar BPBD Surakarta, Perform Delegasi Bandung, Delegasi Kutai
Kartanegara, Orchestra on the Street - Harmonia Orchestra, Perform Kemlaka dan
Pesona Nusantara, Gapura sepeda onthel lawas, Pantomim Massal Gerkatin dan Solo
Mime Society, Konser Massal Slankers Solo, Royal Heritage, Berbagi Jenang
Delegasi [Yayasan Jenang Indonesia] dan masih banyak lagi perform lainnya.
Panggung konser kolosal 32 set drum dengan
backround bus tingkat werkudara di Ngarsopuro dijejali olah ratusan orang yang
ingin melihat aksi drummer cilik ini. Dengan riang anak-anak ini memainkan
lagu-lagu semangat seperti Tendangan dari Langit dan Beraksi.
Sementara di Sampurna Foto, ada Orchestra on the
street yang menampilkan Harmonia Orchestra. Kali ini mereka membawakan
lagu-lagu dengan aliran rock. Aksi mereka ini berkali-kali mendapatkan applause
dari pengunjung Car Free Day.
Dititik Sriwedari ada apel siaga Beli Indonesia yang mengajak masyarakat
untuk menggunakan produk dalam negeri. Ada artis kawakan, Pong Harjatmo
yang turut hadir. Peserta juga dihibur dengan Aksi Jabarut Kaffah dari
Komunitas Sholawat.
Kawasan Gladag ada bagi-bagi jenang dari Yayasan Jenang Indonesia. “Kita membagikan jenang item, mutiara dan grandul kepada
masyarakat segara gratis. Selain turut memeriahkan pesta rakyat Solopolah
Rakyat Bungah juga untuk memperkenalkan Jenang Festival yang rutin kita gelar
tiap tahun” Ujar Ayu dari Yayasan Jenang Indonesia.
Sementara itu, delegasi kota kreatif yang konvoi dengan menaiki becak dan
kereta uap Jaladara sesampainya di kawasan Gladag disambut dengan reog dan
penari. Di Tugu Pemandengan (titik nol kota Solo) mereka melakukan deklarasi
kota kreatif yang dipimpin oleh Gustaff Hariman Iskandar.